Partai Golkar
Partai Golkar
SITEMAP
Dewan Pimpinan Pusat

PARTAI GOLKAR

Ke atas
Politik Erabaru

Manuver Partai Golkar Dukung Pemerintah serta Jokowi di Pilpres 2019

29 Aug 2016
Erabaru
0.0M Views
0 Comments

JAKARTA – Pasca musyawarah nasional partai Golkar di Bali akhirnya resmi memutuskan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan menyatakan mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Tak hanya mendukung pemerintahan Jokowi, Partai Golkar pada Pilpres 2019 juga akan mengusung Jokowi sebagai calon presiden.

Pengamat politik dari Poltracking Indonesia, Hanta Yuda menilai ada motif tertentu bagi Partai Golkar untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Menurut Yuda, Partai Golkar bermaksud agar menarik Presiden Jokowi serta pendukungnya ke Partai Golkar. Tak hanya itu, kata Yuda, Partai Golkar bermaksud mencitrakan bahwa Jokowi adalah bagian dari Golkar. “Ada indikasi Golkar ini mengasosiasikan ke publik bahwa Jokowi adalah Golkar,” ujarnya dalam diskusi di Tebet, Sabtu (21/5/2016).

Apa yang dilakukan oleh Partai Golkar pasca munaslub di Bali memiliki alasan untuk memulihkan citra partai yang sempat terpuruk pasca konflik dan perseteruan internal partai. Hanta juga mencurigai Partai Golkar bermaksud untuk menjauhkan Jokowi dari pengaruh PDI-P sebagai partai pengusungnya dari Pilpres beberapa waktu lalu.

Menurut Yuda, Partai Golkar memiliki harapan agar mampu menyelamatkan diri dalam pertarungan Pilpres 2019 mendatang. Hal ini sudah terbukti menurut hasil survei bahwa terjadi penurunan dukungan terhadap Partai Golkar hingga 7 persen. Tentunya langkah Golkar ini berbeda jika kemudian Partai Golkar mengumumkan bahwa akan mencalonkan nama capres melalui kovensi.

Tak hanya soal dukungan, lanjut Yuda, Partai Golkar dalam berpolitik selama beberapa waktu periode sudah terkenal paling pandai berselancar di atas ombak kekuasaan. Dibandingkan pada pemerintahan SBY, walaupun berkoalisi dengan pemerintah namun Golkar gencar mengkritik pemerintah.

Partai Golkar juga dinilai piawai mengetahui kapan harus pergi dan kapan datang dalam permainan perpolitikan. Sosok kepiawaian Golkar memiliki kemampuan untuk mengukur diri, bahkan ketika Partai Golkar memperkuat nilai tawarnya selama berkoalisi dengan Prabowo.

Sementara itu, politikus Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, membantah bahwa Partai Golkar meminta kursi dan jabatan dalam pemerintahan Jokowi. Menurut Nurul, memposisikan sosok seseorang untuk duduk dalam kabinet pemerintahan merupakan hak preogatif presiden selaku kepala pemerintahan.

Menurut Nurul, program-program nawa cita yang diusung oleh Presiden Jokowi sudah mengarah kepada pro rakyat. Oleh karena itu, Nurul menuturkan Partai Golkar dan PDI-P kini sudah menjadi mitra untuk mendukung Presiden Jokowi. Tim sukses Novanto tersebut juga berhap PDI-P menerima baik kehadiran Partai Golkar.

“Kami tidak menyampingkan PDIP, PDIP jangan cemburu dengan kedatangan Golkar,” ujarnya.

Sumber

0 Komentar

Login Komunitas

Email Anda
Password Anda

Manfaat

  • Akses ke Forum Online Partai Golkar
  • Mendapatkan Online Newsletter Secara Berkala
  • Dapat Memberikan Komentar Pada Berita
  1. Setelah anda mendaftar anda akan menerima email verifikasi
  2. Setelah Email Verifikasi sukses, Anda akan menerima email selanjutnya yang berisikan: Nama, Email dan Password yang kami buat secara otomatis

Mari Bergabung Sekarang

Nama Anda
Email Anda

Opini Lain

Tidak Tersedia dalam mode landscape